Pengguna Kawat Gigi, Perhatikan Hal Berikut

JEMBER – Dewasa ini memiliki gigi yang rapi telah menjadi idaman setiap orang karena dapat menunjang penampilan dan meningkatkan kepercayaan diri. Salah satu cara untuk memperoleh gigi rapi ialah dengan kawat gigi (bracket) yang merupakan terapi perawatan jangka panjang. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi pengguna kawat gigi.

Disampaikan oleh dokter gigi spesialis ortodonsia RS Bina Sehat Jember, drg. Vanda Ramadhani, Sp.Ort, menggunakan kawat gigi terbukti efektif untuk merapikan susunan gigi. Akan tetapi, penggunanya perlu beradaptasi agar mendapatkan hasil maksimal sekaligus dapat meminimalisir masalah yang muncul setelah menggunakan kawat gigi.

“Menggunakan kawat gigi perlu komitmen yang tinggi. Mulai dari hati-hati dalam memilih makanan hingga menjaga kebersihan rongga mulut,” katanya.

Vanda menjelaskan, mengonsumsi makanan yang salah dapat merusak kawat gigi. Bagi pengguna baru kawat gigi, selama beberapa hari pertama disarankan untuk memilih makanan yang lunak. Bisa juga memotong kecil-kecil makanan agar lebih mudah dikunyah.

“Hindari makanan yang keras, seperti es batu atau kerupuk dan makanan yang lengket dan kenyal, seperti permen karet. Apabila terkendala makan buah, bisa dikonsumsi dalam bentuk jus,” jelasnya.

Vanda melanjutkan, 1 jam setelah makan segera bersihkan sela-sela kawat gigi dengan menyikat gigi menggunakan sikat gigi dengan bulu yang halus. Gunakan juga orthodontic brush (sikat gigi khusus ortodontik) untuk membersihkan bracket.

“Gigi dan gusi yang sehat sangat mendukung perawatan ortodonti yang berkesinambungan. Sebab, adanya sisa makanan dalam mulut dapat memicu gigi menjadi berlubang yang menyebabkan rasa nyeri dan mengganggu proses perawatan,” lanjutnya.

Rasa nyeri yang muncul saat menggunakan kawat gigi sering kali terjadi. Penyebabnya adalah organ mulut dalam proses penyesuaian karena gigi ditarik oleh kawat. Akibatnya, gusi lebih rentan mengalami peradangan.

“Setelah pemasangan, pasti akan terasa tidak nyaman. Ini adalah hal yang normal. Untuk mengurangi rasa nyeri bisa dengan mengonsumsi obat pereda nyeri,” tuturnya.

Terakhir, Vanda mengimbau bagi pengguna kawat gigi untuk kontrol ke dokter spesialis ortodonti secara rutin untuk melihat perkembangan dan memperbaiki kawat gigi yang mulai longgar. Namun, dalam kondisi pandemi seperti saat ini, ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Diantaranya, mengenakan masker sampai dengan dokter gigi meminta untuk membuka masker, cuci tangan hingga bersih menggunakan sabun, saat berada di ruang tunggu usahakan jaga jarak.

“Diharapkan pasien jujur atas kondisi tubuh maupun riwayat perjalanan, dengan begitu dapat menyelamatkan kita semua dan dapat memberikan tindakan dan obat yang tepat,” pungkasnya. (RSBS)

Sumber : Radar Jember (26/01/2121)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *